Like Dreamers Do

The world needs dreamers and the world needs doers. But above all, the world needs dreamers who do.

Like Dreamers Do

Sunday, August 28, 2016

Bianglala.





Mungkin ada beberapa orang yang lupa kalau Bianglala itu sama dengan Pelangi. Kebetulannya akhir-akhir ini musim lagi bingung kadang panas kadang hujan, terus muncul Bianglala dimana-mana 🌈🌈

Sekarang saya mau cerita tentang Bianglala.

Saya termasuk orang yang melankolis tapi sok-sok Kuat! dan ini ditujukan buat wanita-wanita di luar sana yang dengan sangat apik menyembunyikan kegundahannya. You are so good 😅

Menjadi tua itu pasti, tapi dewasa itu pilihan. Menjadi tua itu pasti, tapi jangan melupakan kenangan. Mungkin itu yang akan diucapkan Bianglala (khususnya Bianglala di DUFAN)! Buat angkatan 90-an kaya saya pasti cocok. Soalnya selama masa pertumbuhan saya dari balita sampai sekarang menjadi wanita, tempat rekreasi ini jadi saksi kebahagian saya. Terus pas liat Bianglala jadi mikir betapa bahagianya dia :)

Hal ini saya pikirkan selama ngantri untuk naik Bianglala pas terik-teriknya! Kali ini ngantri sama keluarga (Mama, Papa, & Adek). Bahagia banget deh 💖 walaupun ngantri sambil selfie selfie, sambil ngunyah-ngunyah, sambil gosip atau sekedar bahas Papa yang lupa bawa Topi mancingnya. Selama itu saya mikirin Sang Bianglala. Saya orangnya emang gitu, kadang suka jatuh cinta tiba-tiba walaupun sama benda.

Saya mau jadi Bianglala.
Berdiri tinggi, berputar dengan sabar, tenang meskipun berangin, dan selalu menyambut orang untuk Bahagia. Kerennya lagi! Bianglala membuat kita melihat dari sisi yang lain. Melihat segala sesuatu dari ketinggian. Segala sesuatu yang dibesar-besarkan, dan menjadi kecil ketika ada di ketinggian.
Dan bonusnya! naik Bianglala sambil liat Bianglala 🌈🎡

Setiap orang yang naik pasti membawa kebahagian dirinya. Kaya saya contohnya! Entah udah berapa kenangan naik Bianglala ini.
Dulu pertama kali naik sama Mama Papa, beranjak puber sedikit bareng sahabat (yang bahagianya masih sahabat sampai sekarang), beranjak ganjen dikit naik Bianglala sama Kekasih hati (yang bahagianya masih jadi kekasih hati sampai sekarang).

Yah.... Bianglala ini menyimpan kenangan saya. Keping-keping kebahagian saya yang mungkin saya lupakan selama perjalanan menjadi dewasa. Ngantri Bianglala sambil nostalgia masa kecil bareng Mama & Papa, jadi belajar bersyukur.

Kadang kalau udah terlanjur dewasa kita ngerasa gagal untuk memperbaiki sesuatu. Segala sesuatu tampak sia-sia. Kadang ya! Tapi kalau kamu sudah merasa tersesat, coba ulangi hal-hal yang membuat mu bahagia. Termasuk kenangan, karena kadang orang lupa betapa dia sangat dicintai oleh orang-orang disekitarnya.

Naik Bianglala ini, saya jadi punya kenangan lagi :)
Kenangan masa kecil, masa puber, masa jatuh cinta, dan masa dimana saya pengen-pengennya bahagiain orang tua kaya sekarang.

Bianglala mungkin salah satu alat perekam kenangan saya! mungkin kalian punya alat perekam yang lain?

Saturday, March 5, 2016

Someday I'll pay the bill with this guitar ♥

Kalau kamu pernah mendaki gunung, bukan apa yang kamu pakai yang bisa mengantarkan kamu sampai puncak. Walaupun itu membuat kamu nyaman dan aman. Karena disetiap langkah yang kamu ambil, kamu akan selalu bertanya "untuk apa?" atau "sedang apa saya disini?"
Ketika kamu mulai menyerah, yang bisa membuatmu terus berjalan adalah keyakinan. Bahwa apa yang kamu jalani itu benar, dan di puncak akan ada sesuatu yang kamu cari. Hal yang akan membuat mu sulit untuk mengungkapkan apa pun. Kamu hanya tau kamu bahagia.

Ketika kamu sudah mulai lelah, akan ada teman yang menyuruhmu melihat ke belakang, perjalanan sebelumnya yang penuh rintangan dari atas ketinggian. Bukit-bukit yang membuat lututmu sakit, hutan-hutan yang membuatmu merasa dingin, atau debu yang membuatmu sulit bernapas. Tapi kamu tidak akan merasa sakit, karena yang kamu lihat hanya keindahannya. Kemudian, kamu akan kembali berdiri. Kamu tau kamu harus mencapai puncak, entah apa yang ada disana. Kamu hanya tau itu membuatmu bahagia. Karena menyerah membuatmu tidak mendapat apa-apa. Kamu hanya tau itu sebentar lagi.

Dan kamu sesederhana itu, sesederhana "apakah saya mampu sampai kesana?" atau "sedang apa saya disini?" Sesederhana mempertanyakan keputusan yang telah saya ambil, kemudian entah keyakinan apa saya akan terus berjalan.

Terima kasih untuk tidak pernah menyerah pada saya :)

Saturday, October 24, 2015

Nenek Lin, Sang Mutiara dari Timor.

Nenek Lin.



Tetangga sebelah rumah yang selalu energik. Ada yang bilang "energik"nya itu hasil minum sopi setiap pagi sebelum beraktivitas (sopi : Laru/minuman beralkohol khas Timor). Para mama juga bilang kalau sopi diminum sesuai dosis yang pas bisa jadi Jamu, itu sih alibinya para mama supaya ibu guru juga mau coba sopi Timor.

Nenek Lin ini selalu ceria hampir setiap saat, kecuali kalau babinya susah masuk kandang, ada babi atau sapi tetangga yang makan di kebunnya atau cucu-cucunya lama mandi di sungai sehabis mencari kayu bakar. Suara marahnya bisa sampai ujung desa!

Semangat dan cerianya nenek selalu bisa membuat saya merasa paling beruntung sedunia. Setiap melihat beliau saya selalu kagum, kenapa?

Nenek termasuk angkatan wanita di Fatukona yang merasakan era G30S/PKI, era Reformasi dan era era lainnya (disini mereka semua hampir masih ingat bagaimana era itu terjadi). Era yang berat untuk wanita yang harus memperjuangkan haknya sendiri. Nenek Lin tidak pernah libur dan sedikit tidur. Bangun pagi, berkebun, urus cucu, urus ternak dan lainnya. Setiap saya kirim makanan atau bingkisan ke rumahnya, dia selalu membalas dengan beras yang paling bagus di desa. Meskipun beras termasuk bahan makanan mewah dan Nenek Lin juga susah payah untuk bisa masak beras, tapi beliau selalu murah hati memberi. Nenek Lin tahu ibu guru lelah "nguyah" kalau makan jagung.

Bukan hanya hidupnya yang keliatannya berat, tapi cintanya. Ini yang selalu membuat saya kagum dan aneh. Poligami tapi dengan anak sendiri? Apa rasanya? Tapi kenyataannya, beliau tetap merawat Bai' suaminya yang sekarang buta seperti biasanya, merawat anaknya seperti ibunya, merawat cucu-cucunya. Bai dan anaknya tetap di rumah, seperti keluarganya. Bisa dibayangkan rasanya? Nenek Lin wanita paling sabar dan penyayang yang saya kenal, walaupun saya tentu tidak tahu apa yang sebenarnya Nenek Lin rasakan. "Karena seperti apapun dunia, menjadi wanita harus bisa berbahagia." Jadi, sudah beruntungkah kita menjadi wanita?

Friday, October 23, 2015

Mobil jadi 'Fabulous' salonnya di BliBli.com

Angkatan orang dulu memiliki asumsi, bahwa kepribadian seseorang bisa dilihat dari kebersihan sepatu dan gayanya. Makin kesini masanya, penampilan mobil juga menjadi acuan bagaimana kepribadian si pemilik mobil sendiri. Yak! Karena bagi kaum Adam dan Hawa yang Fabulous pasti juga mau dong mobilnya keliatan Fabulous, itu semua tinggal klik di BliBli.com :)

WHY?

Tinggal klik! itu yang saya bisa tekankan. Menjamurnya e-commerce di Indonesia memengaruhi banyak sekali sektor. Dari makanan, transportasi, fashion, dan khususnya yang akan saya bahas disini adalah Otomotif. Hasil menjelajah beberapa review Otomotif di ulasan-ulasan berita terkini, BliBli.com merupakan e-commerce yang tidak hanya menyediakan alat-alat otomotif tetapi juga layanan Salon Mobil yang siap datang ke rumah dan kantor. Bayangkan! Hal yang bisa membuang waktu karna menunggu, bisa kita lakukan di rumah sendiri atau kantor. Tentunya menunggu di rumah atau kantor sambil bekerja akan terasa lebih nyaman dan tidak repot membawa mobil keluar. Layanan Salon Mobil datang ke rumah atau kantor menurut saya adalah salah satu produk yang paling "nyentrik" dari sekian banyak produk otomotif online lainnya.

Apa saja sih yang ditawarkan? Mari kita review Blibli.com

Layanan salon mobil delivery ini mencakup pemulihan keindahan interior dan eksterior untuk segala jenis mobil menjadi seperti dalam kondisi baru lagi.

Pengerjaannya pun disesuaikan dengan keinginan customer. Layanan yang baru berjalan di Jabodetabek ini sudah termasuk :
+ Cuci body mobil
+ Compouding
+ Waxing dan Polishing
+ Pembersihan ruang mesin
+ Pembersihan interior
+ Detailing Velg

Estimasi waktu pengerjaannya sendiri adalah 7-9 jam. Dengan adanya layanan otomotif seperti ini sangat memudahkan customer yang sudah sangat sibuk dengan macetnya daerah Jabodetabek.

Harga yang dipasang juga cukup terjangkau, bisa dicicil dengan cicilan 0%. Layanan Salon Mobil Blibli.com ini sendiri juga ada beberapa jenis, tentu sesuai budget dan keinginan customernya.

Karena berbicara mengenai otomotif sendiri juga berkaitan dengan "sayang" kendaraan. Jadi, kalau memang merasa Fabulous, mobil juga harus Fabulous. Tinggal klik! di Blibli.com



Sunday, February 1, 2015

Aksara untuk Fatukona 2


Banyak peristiwa yang membuka mata kita akan sesuatu hal. Siapa yang sangka langkah dari segala langkah yang saya ambil justru mengajak saya ke desa kecil di Timur Indonesia. Fatukona. Yang artinya lubang batu. Desa yang tandus khas Nusa Tenggara Timur, yang kesulitan air sebagaimana di iklan-iklan dan apa yang bisa anda lihat di layar kaca. Kemudian, semua itu ada dihadapan saya dan menjadi keseharian saya.

Saya adalah salah satu dari kalian semua yang masa kecilnya dimanjakan oleh berbagai macam dongeng, buku, komik, dan bahkan langganan majalah Anak. Seperti setiap minggu menanti hal apa lagi yang bisa saya baca selanjutnya. Buku adalah alat untuk kita melihat hal baru yang mungkin terlihat lebih tradisional daripada membaca artikel di google atau e-book. Tapi sudahlah, di desa Fatukona ini kebahagiaan cukup sesederhana memiliki buku bacaan untuk sekolah :)

Bagaimana tidak saya begitu tersentuh? Pertama kali saya melihat mereka belajar seharian hanya menyalin buku pelajaran yang menjadi sumber materi mereka. Buku yang hanya dimiliki oleh sang guru mata pelajaran. Buku satu-satunya.

Selanjutnya ketika saya ke kota saya membeli beberapa buku untuk mereka. Beberapa permainan papan untuk melatihan kemampuan  otak mereka. Tapi apa guna dua tangan? Saat saya sadar memiliki teman-teman yang besar rasa kepeduliannya.

Oleh karena itu, saya dan teman-teman menggalang pengumpulan buku yang mengedukasi dan menghibur masa kecil mereka. Bahkan memberdayakan masyarakan disana untuk kembali membaca. Entah itu tekhnik bercocok tanam atau beternak.

Aksara untuk Fatukona!


Kami mengajak kalian semua yang peduli dengan pendidikan mereka yang terpencil untuk bergabung mendonasikan buku-buku kalian untuk mereka. Membantu membuka dunia mereka dan menjadi bagian dari cita-cita mereka :)


More info :
isnovita5@gmail.com
Asiarcfarobibilhaq@gmail.com

or

mention Twitter & Instagram : @isnovita & @farobibilhaq

Kami menerima penjemputan buku ke rumah kalian masing-masing untuk daerah Jabodetabek!

Wednesday, January 14, 2015

Aksara untuk Fatukona

Kelas VII - SMP N 11 Takari
Desa Fatukona, NTT.
Thn Ajaran 2014-2015



Kelas yang selalu bersemangat, ceria & memiliki rasa ingin tahu yang menakjubkan.

14 Januari, guru-guru lain belum juga masuk mengajar di kelas. Anak-anak ini berjalan 5 s.d. 6 Km setiap hari ke sekolah tanpa ada guru yang mengajar. Rasanya seperti ada lubang di dada, Taukah kalian betapa bersemangatnya mereka untuk belajar?

Sekolah kami berada di atas bukit, ada bebatuan karang yang besar, padang rumput yang luas, dan aliran mata air dari gunung. Hari itu kami belajar Bhs. Indonesia dengan memanfaatkan luasnya sekolah untuk bermain mencari harta karun. Materi hari itu adalah bagaimana cara membaca peta.

Siswa dibagi menjadi 3 kelompok. Masing2 membuat peta harta karunnya, kemudian saling bertukar dengan kelompok yang lain. Mereka harus adu cepat dalam membaca peta dan menemukan harta karun kelompok lain.

Siapa yang menduga hari itu adalah kelas terceria yang pernah saya ingat, melihat mereka dari atas batu karang pegunungan bersorak mendapatkan harta karun. Kami semua tertawa di atas rerumputan hijau pada musim penghujan bulan Januari dan di bawah bentangan langit biru Fatukona.

Adakah yang lebih bisa mengajarkan saya arti bersyukur?

Saturday, January 11, 2014

Teman Hidup

"Sometimes you just need that one person
who will let you talk and ramble,
listen to you complain & look like an idiot,
but still love you all the same"

Teman, semua dari kita pasti butuh teman. Tapi ada satu teman yang berjanji akan selalu bersama kita apapun keadaannya, sejak kita dilahirkan. Perjanjiannya dengan Tuhan, keajaiban di dunia. Selain ibu, yaitu pasangan hidup. Mungkin terlalu dini dan berat untuk saya membicarakan hal semacam ini. Belum ada pengalaman, tapi sangat menyenangkan memperhatikan kehidupan orang lain yang begitu positif. Ketemu orang yang penuh rasa ikhlas dengan hidup. Selalu bikin happy, dan untuk itu saya ingin berbagi. Tentang pasangan hidup yang seharusnya.

Kita tidak akan pernah tau jalan yang Tuhan berikan, seperti apa motifnya, alurnya. Tapi saya yakin setiap sisi dalam hidup kita pasti punya yang namanya "hard time", dimana kita harus struggle menjalaninya. Mungkin dari beberapa postingan sebelumnya terlihat bahwa saya pemerhati curahan hati orang. Selalu menyenangkan jika bisa memikirkan hal lain dibalik cerita mereka. Seperti menemukan harta karun tersembunyi. Membuat kita bersyukur atau lebih prepare dengan sesuatu. Prepare dengan hadiah Tuhan yang mungkin datang sewaktu-waktu. Membuatnya menjadi tidak sia-sia.

Orang bilang untuk mendapatkan teman terbaik, kita pun harus baik. Tapi menurut saya setiap kita pasti memiliki teman baik, dan mungkin saja teman terbaik kita adalah diri kita sendiri. Karena dengan begitu kita akan selalu menganggap lawan kita adalah orang baik. Beruntunglah untuk kalian yang memiliki sifat posittif seperti itu. Ada teman yang mengatakan -sebut aja namanya Dini-, "Suatu saat yang akan selalu ada di samping lo dan menghabiskan waktu sama lo itu adalah pasangan hidup lo." Belum kepikiran saat itu, kalau ternyata pasangan hidup adalah teman terpenting. Walaupun tidak memungkiri teman-teman yang lain pun  penting. Sampai suatu saat, orang terpenting dalam hidup saya membuktikannya.

Bahagia ketika melihat orang tersebut begitu berjuang untuk kehidupan orang-orang yang disayanginya, untuk kehidupan yang dimilikinya. Dan menyaksikan kehidupan dengan pasangan hidupnya. Melihatnya bertahan dalam kondisi apapun, termasuk pasangannya. Karena jika sudah tua nanti, alasan utama kita hanya akan berisi ego. Maka carilah alasan kedua yang bukan untuk diri kita sendiri. Saat kehidupan sudah semakin tua dan keras, menang bukanlah tujuan utama. Tapi membiarkan pasangan hidup kita bahagia itulah yang membuat kita tenang dan senang atas hadiah Tuhan.

Saya tidak pernah menyadari sampai melihat itu benar-benar terjadi. Keadaan yang tidak harmonis, hidup yang berat. Dan yang ajaib adalah kalian tidak akan pernah bisa meninggalkan teman hidup kalian apapun keadannya :) -- Wanita itu mengatakan, "saya tahu dia teman terbaik saya. Bukan rasa cinta yang harus saya miliki dari orang lain yg berkali-kali mengkhianati saya, tapi saya tidak akan bisa membiarkannya sendiri menjalani hidup yang sudah separuhnya kami jalani. Karena saya yakin, hanya saya yang bisa menjaganya dengan baik. Temannya yg melebihi apapun." She never give up on him. Saya sangat senang mendengarkan cerita orang dan sekali lagi mudah terpukau. Dan saya bersyukur bertemu dengan wanita yang memiliki jiwa besar dan tidak pernah menyerah.

Dan yang membedakan kita dengan yang lainnya adalah kata menyerah. "Banyak orang yang mudah menyerah, itu hal yang wajar, dan itu adalah hak mereka untuk menyerah. Namun jika ada yang tidak mau menyerah, itulah orang yang mengagumkan."


Temukan teman terbaikmu, semoga menyenangkan!



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...